1. Nama : Sri Wahyuni.
    Jenis Kelamin: Wanita, Birthday: 24 November 1993 (Usia: 22), Asal: jambi,kuala tungkal, Status: Gadis, Mencari: Perjaka. Silahkan daftar di www.ayogoonline.id/register untuk berinteraksi dengannya.
    Dismiss Notice
  2. Nama: Jusfiana.
    Jenis Kelamin: Wanita, Birthday: 4 April 1997 (Usia: 19), Asal: Tana Paser/paser, kalimantan timur, Status: Gadis, Mencari: Perjaka, Agama: islam. Silahkan daftar di www.ayogoonline.id/register untuk berinteraksi dengannya.
    Dismiss Notice
  3. Nama : Hery Panca Setiawan.
    Jenis Kelamin: Laki-laki, Birthday: 20 April 1995 (Usia: 21), Asal: Surabaya, Kota Surabaya, Jawa Timur, Indonesia, Pekerjaan: wirausaha, Status: Perjaka. Mencari: Gadis, Agama: islam. Silahkan daftar di www.ayogoonline.id/register untuk berinteraksi dengannya.
    Dismiss Notice
  4. Nama : Nurul Hidayah.
    Jenis Kelamin: Wanita, Birthday: 14 July 1997 (Usia: 19), Asal: palembang, Status: Gadis, Mencari: Perjaka / Duda. Silahkan daftar di www.ayogoonline.id/register untuk berinteraksi dengannya.
    Dismiss Notice
ahmadudin
Last Activity:
13 March 2018
Joined:
13 March 2018
Postingan:
1
Like yang diterima:
0
Trophy Points:
0

Following 1

Jenis Kelamin:
Laki-laki
Birthday:
20 September 1988 (Usia: 30)
Website:
Kota/Provinsi:
Jawa Tengh
Pekerjaan:
Spesialis Marketing Digital

Share This Page

ahmadudin

Member Baru, Laki-laki, 30, dari Jawa Tengh

Aktifitas terakhir:
13 March 2018
    1. Belum ada status yang ditulis oleh ahmadudin di Profilnya.
  • Loading...
  • Loading...
  • About

    Jenis Kelamin:
    Laki-laki
    Birthday:
    20 September 1988 (Usia: 30)
    Website:
    http://www.geomembranemurah.com
    Kota/Provinsi:
    Jawa Tengh
    Pekerjaan:
    Spesialis Marketing Digital
    Status:
    Perjaka
    Mencari:
    Gadis / Janda
    Agama:
    Islam
    Jika kita tak pernah mau belajar mengenal diri sendiri lebih jujur maka hidup akan cenderung mengalami penurunan, satu bentuk kegagalan atau banyak kesalahan dalam hidup tak pernah disebabkan oleh siapapun , namun kita yang cenderung melakukan kesalahan atau serangkaian tindakan tidak penting yang terus dilakukan yang pada akhirnya menciptakan kesalahan fatal.